SPBU 24.345.23 Negeri Baru Dianggap Merugikan Masyarakat, Ini Faktor Penyebabnya

Way Kanan, Mediapromoter.id – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.345.23 Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan dianggap merugikan masyarakat, karena antrian panjang kendaraan yang menutupi usaha kecil.

Banyaknya antrian panjang di jalan yang menutupi usaha masyarakat sekitar akibat antrian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar yang langka, diduga karena kelangkaan solar yang akibatkan oleh oknum pengecor BBM solar yang menggunakan Drigen.

Terpantau dari beberapa titik kendaraan Roda Empat mengantri di pinggir jalan tersebut.

Seperti hal ini di sampaikan salah satu masyarakat sekitar SPBU Sunadi mengatakan, akibat aktifitas SPBU 24.345.23 Negeri Baru menerima pengecoran BBM jenis solar menggunakan drigen menyebabkan kelangkaan BBM Solar dan antrian panjang kendaraan sehingga merugikan usahanya.

“Bagaimana usaha kami tidak merugi karena dagangan kami d tutup Oleh Kendaraan yang antri d SPBU, selain usaha kami yang mengalami kerugian sering juga terjadi kecelakaan akibat kepadatan kendaraan yang mengantri BBM jenis solar, ” jelasnya. (26/3/22)

Lanjutnya, ia melihat langsung oknum pegawai SPBU yang melayani pembelian BBM Solar menggunakan puluhan drigen sehingga diduga kelangkaan solar di akibatkan oleh pengecor yang membeli BBM solar gunakan drigen.

“Sangat kami sayangkan usaha kami harus merugi akibat antrian panjang kendaraan ini mas, ” ungkapnya.

Dalam hal tersebut masyarakat meminta untuk pertamina tersebut untuk menindak lanjuti kejadian ini, karena sangat merugikan usaha masyarakat sekitar, mengganggu aktifitas jalan dan meminimalisir kecelakaan akibat kejadian ini

“Kami sudah melaporkan kepada pihak kecamatan agar untuk memanggil pihak SPBU untuk menyelesaikan permasalahan ini, ” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Umpu Semenguk, Indra Junaidi membenarkan sudah menerima laporan masyarakat atas aktifitas SPBU 24.345.23 Negeri Baru yang dianggap merugikan usaha masyarakat, antrian panjang kendaraan yang menutup Usaha kecil dan kami sudah memanggil pihak SPBU untuk memperbaiki masalah ini.

Baca Juga :  Dugaan Malpraktek Rumah Sakit Haji Kamino, 18 Orang Saksi Diperiksa

“Memang kami melihat langsung antrian panjang kendaraan d SPBU sampai jalan lintas yang menutupi usaha kecil masyarakat sekitar, masalah ini harus segera di selesaikan oleh pihak SPBU, kasian masyarakat harus terkena dampak, ” pungkasnya.

Menindaklanjuti hal tersebut sampai berita ini diterbitkan pihak dari SPBU 24.345.23 Negeri Baru belum bisa di Hubungi. (Rd/Yandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.