Lukman Minta SPBU Nakal Ditutup

Bandar Lampung, Mediapromoter.id – Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Provinsi Lampung, Lukman Nur Hakim SH CIL, meminta kepada pemerintah maupun Pertamina untuk bertindak tegas dengan menutup Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nakal yang diduga melakukan Penimbunan, Pengecoran Bahan Bakar terutama Biosolar.

Lukman Nur Hakim mengatakan, yang bertujuan untuk pendistribusian melalui pengakutan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang di subsidi oleh Pemerintah Indonesia untuk kepentingan masyarakat banyak, Bukan Individu.

“Kita berharap Pertamina akan menindak tegas SPBU yang kedapatan menimbun BBM bersubsidi. Tindakan tegas itu berupa menghentikan pasokan sampai menutup SPBU tersebut,” tegas Advokat Lukman Nur Hakim, Selasa (27/3) di Kantor DPD Kongres Advokat Indonesia Provinsi Lampung.

Menurut Lukman, menimbun BBM merupakan tindakan kriminal dan Untuk itu, jika terdapat perbuatan penimbunan minyak maka harus diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Selain itu, ia juga berharap agar masyarakat tidak melakukan penimbunan. Lukman juga meminta kepada pihak-pihak saling menjaga dan kembali kepada tugas pokok dan fungsinya masing masing.

Lukman menjabarkan Penimbun BBM dapat dilaporkan Ke polres atau Polda dengan Pasal 53-55 UU No 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi.

Dalam pasal 55 UU No 21 disebutkan “Setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak yang disubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp 60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah).

Terkait penagakan hukum, Lukman menambahkan hal tersebut merupakan tanggung kita bersama. “Mari bantu aparat hukum. Bila menemukan SPBU atau mobil yang ngecor BBM bersubsidi diluar ketentuan silahkan lapor agar aparat hukum dapat menindaklanjuti laporan tersebut,” pungkas Lukman.

Baca Juga :  Dianggap Merugikan Masyarakat & Melakukan Pengecoran Pihak SPBU 24.345.23 Negeri Baru Membatah Hal Tersebut

Disampaikan Lukman, masyarakat dapat berperan aktif untuk kegiatan yang ada disekitar termasuk mengawasi Pertamina dan penimbun BBM.

“Awasi dan laporkan,” tutup Lukman. (Rd/Yp/Donal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.