Minta Maaf Soal Skenario Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi: Akan Kami Akui Secara Terbuka di Persidangan

Berita1 Dilihat

Mediapromoter.id , Jakarta – Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) Ferdy Sambo  dan Putri Candrawathi  menyampaikan permohonan maaf melalui kuasa hukumnya, Arman Hanis.

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi minta maaf soal skenario pembunuhan Brigadir J yang dibuat untuk menutupi peristiwa berdarah yang terjadi di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022 lalu.

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi minta maaf kepada masyarakat Indonesia yang sempat tertipu dengan skenario kasus pembunuhan Brigadir J. Permohonan maaf ini juga ditujukan pada sejumlah anggota Polri  yang terdampak kasus ini. Dikutip Lampung.poskota.co.id dari laman Poskota.co.id

Anggota Polri yang dimaksud adalah mereka yang diminta membantu Ferdy Sambo menjalankan skenario pembunuhan Brigadir J.

Permintaan maaf ini serta ditujukan kepada semua pihak yang terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J, termasuk para tim kuasa hukum.

Permitaan maaf eks Kadiv Propam Polri dan istrinya itu disampaikan langsung oleh kuasa hukum mereka, Arman Hanis. Ia menyebut bahwa kliennya siap menjalankan proses hukum yang berlaku, serta telah menyadari perbuatannya.

“Permintaan maaf ditujukan juga termasuk kepada para Kuasa Hukum terkait peristiwa Skenario tersebut. Pak Ferdy Sambo secara tegas juga menyatakan siap mempertanggungjawabkan apa yang ia lakukan,” kata pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu (28/09/2022).

Selain minta maaf, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi juga berharap proses hukum dapat ditegakkan secara adil dan objektif. Arman Hanis menyebut keduanya akan buka suara soal fakta pembunuhan Brigadir J di persidangan nanti.

“Permintaan maaf ditujukan juga termasuk kepada para Kuasa Hukum terkait peristiwa Skenario tersebut. Pak Ferdy Sambo secara tegas juga menyatakan siap mempertanggungjawabkan apa yang ia lakukan,” kata pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu (28/09/2022).

BACA JUGA  Mantan Wakil Bupati Muchtar Husin Amini Niat Nanang Ermanto Maju Kembali Pikada Lampung Selatan 2024

Selain minta maaf, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi juga berharap proses hukum dapat ditegakkan secara adil dan objektif. Arman Hanis menyebut keduanya akan buka suara soal fakta pembunuhan Brigadir J di persidangan nanti.

Pihak Ferdy Sambo juga berharap proses hukum adil dan berimbang dapat dilakukan dengan bersandarkan pada bukti-bukti faktual dan objektif.

“Kami memandang, Proses hukum yang adil tersebut tentu hanya dapat dicapai dalam proses persidangan yang berimbang, terbuka, bersandarkan pada bukti-bukti faktual dan objektif,” katanya Arman Hanis. (***)

Tinggalkan Balasan