Kepala Desa Banyumas Diduga Bungkam Terkait Transparan Perkerjaan Desa dan Anggarannya

Berita, Daerah11 Dilihat

Lampung Selatan, Mediapromoter.id  – Diduga Kepala Desa Banyumas tidak mengerti tentang konfirmasi yang di tanyakan beberapa awak media yang datang ke Desa Banyumas Kecamatan Candipuro, ketika ditanya tentang pekerjaan Desa dan berapa anggarannya.

Saat di tanyakan awak media tentang pembangunan gorong-gorong di Desa dan ketahanan pangan untuk pembelian 35 ekor kambing berapa nominal pun tidak tau, ada apa dengan kepala Desa seolah-olah lupa ingatan.

Kepala Desa Banyumas Saiun mengatakan, anggaran desa dari kabupaten ada di banner itu  jumlahnya dirinya tidak mengetaui dan lupa.

“Tinggal liat aja sendiri untuk tahun ini tidak ada pembangunan yang di anggarkan dari Dana Desa untuk jalan atau pun untuk pembangunan jalan usaha tani akan tetapi ada dana ketahanan pangan yang di anggarkan dari dana desa (DD) untuk membeli kambing untuk 35 ekor yang di bagikan kepada 16 kepala keluarga dalam sistem gadu atau pun bagi hasil untuk kedepannya agar masyarakat bisa sejahtera dan desa mendapatkan keuntungan, ” ujarnya. Rabu, (14/12/22)

Selanjutnya, bagaimana mau ada pembangunan karna dana desa habis untuk di anggarkan yang terdampak covid seperti penyemprot tahun ini di anggarkan Rp 18.000.000 dan belum lagi di anggarkan ke masyarakat untuk dana BLT DD.

Ditempat terpisah Sekertaris Desa (Sekdes) Rohim menyampaikan, bahwa ada pembangunan untuk jalan usaha tani yang di bangun menggunakan dana desa (DD) yang di bangun bulan 6 tahun 2022 dan ada juga ketahanan pangan untuk pembelian kambing 35 ekor serta di bagikan kepada 16 kepala keluarga.

“Pembangunan jalan usaha tani yang di bangun di bulan Juli tahun 2022 panjang 150m X 3 lebar X 0,12 tinggi dengan satu pembangunan gorong-gorong anggaran Rp 93. 675. 000.00 dana ketahanan pangan Untuk pembelian kambing 35 ekor Rp 70.000.000,” ungkapnya.

BACA JUGA  Kuasa Hukum Korban Minta OJK Ambil Sikap Kepada FIF Group Cabang Kalianda

Di hari yang berbeda, Kamis 15 Desember 2022, Suyandi selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) mengatakan, benar ada pembangunan jalan usaha tani di desa Bayu mas dengan panjang 157 meter dengan nilai Rp 93.675.000.00 ketahanan pangan pembelian kambing 35 ekor dengan nilai Rp 70.000.000

“Kalau gorong-gorong nilai ya berbeda lagi karena gorong-gorong menggunakan dana lain dengan nilai Rp 13.000.000 untuk gorong-gorong bukan menggunakan dana ketahanan pangan apa bila mau menerbitkan berita tentang pembangunan harus konfirmasi ke sekdes dan kades dulu karena tidak mungkin seorang kepala desa enggak tau mengenai pembangunan, ” pungkasnya. (Red/Lilis)

Tinggalkan Balasan