Sangat Miris!!!, Layanan Puskesmas Rawat Inap Sukaraja Semaka Mengecewakan

Berita, Daerah30 Dilihat

Tanggamus, Mediapromoter.id – Puskesmas Sukaraja Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus satu-satunya Puskesmas rawat inap 24 jam, yang seharusnya melayani pasien dengan prima dan pelayanan terbaik akan tetapi malah sebaliknya.

Hal ini terungkap setelah banyaknya masyarakat semaka merasa kecawa atas pelayanan Dokter yang ada di puskesmas sukaraja, hanya untuk meminta surat rujukan untuk berobat kerumah sakit saja sangat sulit.

Sebut saja Agus warga pekon waykerap, kepada awak media promoter.id menyampaikan rasa kecewanya dengan pelayanan puskesmas sukaraja.

“Saya sangat kecewa atas pelayanan dari Dokter Herwin yang bertugas di puskesmas sukaraja, saudara saya dirawat inap di puskesamas sukaraja keadaanya belum stabil sudah mau di suruh pulang dan dirujuk”, jelasnya.

Masih kata Agus, kami siap membawa pulang pasien ataupun merujuknya jika keadaan saudara saya sudah agak stabil.

“Kami siap untuk merujuk ataupun membawa pulang ataupun merujuk pasien akan tetapi biar agak pulih sedikit kondisinya, jangan kayak gak punya hati nurani seorang dokter seharusnya melayani pasien denga bijaksana dan jangan bikin aturan sendiri geh dan juga fasilitas kesehatan seperti tabung oksigen dan yang lainnya sering gak adanya di puskemas sukaraja ini,”, tambah Agus.

Ditempat yang sama, kebetulan ada warga Pekon Pardawaras yang mau meminta surat pengantar rujukan untuk ke rumah sakit mitra husada, lagi-lagi oleh Dr.Herwin di persulit.

“Iya bang, saya juga merasa kesal atas pelayanan puskesmas rawat inap sukaraja, hanya untuk meminta surat rujukan saja sangat dipersulit banyak betul alasan-alasan mereka yang pada akhirnya saya sempat ribut juga dengan petugas yang jaga pada waktu itu”, ucapnya.

Warga tersebut menambahkan, apakah SOP pelayanan untuk meminta surat rujukan serumit itu????…, Faktanya begitu saya dipersulit untuk meminta surat rujukan dipuskesmas rawat inap sukaraja sebagai paskes satu, selanjutnya saya pindah minta surat rujukan ke puskesmas sanggi dan di puskesmas sanggi tidak terlalu ribet, mereka cepat kok mengeluarkan surat rujukannya.

BACA JUGA  Hadiri World Water Forum Ke-10 Tahun 2024, Menhub Harap Kesadaran Menjaga Sumber Daya Air Semakin Meningkat

Diruang kerjanya, Edi Winarto ketika dimintai keterangan tentang pelayanan puskesmas rawat inap sukaraja menyampaikan, jika dirinya sangat mengakui atas belum maksimalnya pelayanan puskesmas sukaraja dikarenakan masih kekeurangan Dokter.

“Saya sudah sering sampaikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, agar supaya di puskesamas rawat inap di tambah lagi Dokternya bahkan di komisi empat DPRD Tanggamus juga pernah saya sampaikan disaat mereka kunjungan, tapi gak tau sampai detik ini belum ada penambahan dokter lagi”, ujarnya.

Disinggung lebih lanjut lagi tentang banyaknya keluhan masyarakat kecamatan semaka yang mau berobat ataupun sekedar minta surat rujukan yang begitu sulitnya, Edi winarto selaku kepala KUPT Puskesmas rawat inap sukaraja mengatakan, saya sudah sering sampaikan kepada dr.Herwin Agus Winarto agar tidak terlalu mempersulit pasien untuk meminta rujukan ataupun pasien yang dalam masa perawatan.

“Saya selaku Kepala KUPT Puskesmas sukaraja, sudah sering kali menegur Dr.Herwin Agus Winarto agar selalu siap dan prima dalam melayani pasien, kita sebagai Abdi Negara dalam melayani masyarakat dibawah sumpah jabatan jadi tolong jangan kecewakan pasien yang mau berobat dipuskesmas sukaraja ini”,imbuhnya.

Edi.Winarto selaku KUPT puskesmas rawat inap sukaraja, juga menambahkan harus dengan cara apalagi saya menegur Dr.Herwin Agus Winarto agar tidak terlalu sering mengecewakan masyarakat semaka dalam melayani pasien, dulu Dokter-dokter yang bertugas di puskesmas rawat inap sukaraja tidak seperti ini kok, contohnya Dr.Novi beliau selalu sigap dan tidak mengecewakan dalam melayani pasien.

Sangat miris memang, pelayanan puskesmas rawat inap sukaraja yang berada di jantung kota kecamatan semaka sering kali membikin kecewa pasien yang mau berobat dan juga sering telatnya fasilitas kesehatan seperti tabung oksigen yang sering kali kosong. (Red/Ndra)

Tinggalkan Balasan