Semakin Berprogres, Petani Milenial Lampung Selatan Tanam Berbagai Komoditas Pertanian

Lampung Selatan, Mediapromoter.id – Program Petani Milenial yang diinisiasi Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kian menjadi sorotan. Pasalnya program ini terus berprogres ke arah positif.

Saat ini, Pemkab Lampung Selatan dengan melibatkan petani milenial dari anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tengah melakukan uji coba lahan di Kebun Edukasi rumah dinas bupati setempat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Maturidi menerangkan, program Petani Milenial ini sebagai upaya untuk memperkuat sektor pertanian dan mendorong generasi muda khususnya anggota Satpol PP untuk terjun ke bidang pertanian.

“Ada sekitar 25 anggota Satpol PP yang terjun langsung menjadi petani milenial. Mereka sudah kita bekali pelatihan di Balai Pelatihan Pertanian (BPP),” kata Maturidi saat ditemui di lokasi Kebun Edukasi, Jumat (24/2/2023).

Maturidi juga menyampaikan beberapa komoditas pertanian yang akan ditanam petani milenial Lampung Selatan diantaranya cabai, terong, kacang panjang, tomat, pare sayuran dan juga buah-buahan lainnya.

“Ada tanam cabai, buah-buahan, dan berbagai sayuran seperti kacang panjang, tomat, pare dan sayuran lainnya,” ucap Maturidi.

Sementara, menurut Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, program petani milenial merupakan inovasi Kabupaten Lampung Selatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan ketahanan pangan di tengah isu inflasi yang masih melanda saat ini.

“Tujuan kita untuk meningkatkan kesejahteraan petani muda termasuk melibatkan anggota Satpol PP di daerah Lampung Selatan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan ketahanan pangan di daerah kita ini,” kata Nanang.

Diharapkan pula, kata Nanang program Petani Milenial di Kabupaten Lampung Selatan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan sektor pertanian dan membantu memberdayakan generasi muda.

“Para petani milenial diharapkan dapat terus berkembang dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan di Kabupaten Lampung Selatan,” katanya. (Hy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *