Salah Satu Korban Petir Gunung Seminung Warga Sudimoro Kecamatan Semaka Tanggamus

Tanggamus,mediapromoter.id – Curah hujan yang cukup tinggi di wilayah kecamatan sukau Lampung Barat berpotensi petir, hal ini yang terjadi di gunung seminung disaat sejumlah pendaki masih asyik-asyiknya melintas jalur pendakian tepatnya di pekon teba pering raya tiba-tiba sejumlah pendaki tersambar petir, sabtu 24/4/2023) pukul 23.45 WIB.

Dari beberapa data yang dihimpun media promoter.id, ada lima korban yang berasal dari kecamatan semaka kabupaten Tanggamus, yang masing-masing bernama,Retno Leli Sapitri (20), Muhammad Ismanto (16), Rifki Infantrio (25), Ade Gilang Fahendra (18), Desnal Febriansyah (17) merupakan warga Semaka Tanggamus.

Diantara salah satu korban, terdapat anak dari mantan Kepala Pekon Sudimoro Sukiban.

Saat dihubungi via tlf, Sukiban membenarkan kalau salah satu dari korban tersebut adalah anaknya.

“Iya mas, betul salah satu korban adalah anak saya dan ini saya masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian dan ini baru nyampai di krui pesisir barat”, jelasnya.

Kelimanya tersebut merupakan bagian dari sepuluh orang pendaki yang tersambar petir, bahkan satu rekan mereka meninggal dunia di lokasi bernama Abdal Reka Anggara (18), warga Desa Terean Kecamatan Mekakau Ilir Banding Kabupaten OKU Selatan.

Sisanya yang dilaporkan mengalami luka berat, bernama Aji Saputra (24), warga Abung Tengah Kotabumi, Deka Hastuti Ningrum (25) warga Katibung, Lampung Selatan.

Dua korban mengalami luka ringan, bernama Candra Arya Dinata (20) warga Pekon Way Ngison Kecamatan Batu Ketulis, Lambar dan Purnomo Aji Umur (20) warga Pekon Suka Jadi Kecamatan Sekincau KabupTen Lampung Barat.

Tiga korban alami Hipotermia, Zidal Alfalah (19) warga Sidorahayu, Punggur, Lampung Tengah dan Frengky Gunawan (19) warga Desa Misirahayu, Punggur, Lampung Tengah dan Muhammad Andika Pratama (18) Desa Artomulyo, Punggur, Lamteng.

BACA JUGA  Emak-emak Sukarame Padati Fun Games Milenial Bung Iqbal

Kepala BPBD Lambar Padang Prio Utomo melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Mekal Novisa membenarkan kejadian itu.

“Benar info Info A1 dari Basarnas, para pendaki melapor ke Basarnas dan Basarnas menghubungi BPBD Lambar. Saat ini tim sedang persiapan untuk proses evakuasi,” kata Prio Utomo, Minggu 30 April 2023, pagi.

Hingga saat ini, tim terus melakukan evakuasi korban, bahkab dalam video yang diterima Media Prioritas, SAR gabungan telah membawa korban menggunakan tandu darurat dari lokasi kejadian.

(Red/Ndra)

Tinggalkan Balasan