Miris Warga Pekon Pemerihan Pertaruhkan Nyawa Untuk Memakamkan Jenazah

Pesisir Barat, Mediapromoter.id – Beredaranya vidio yang berdurasi sekitar 30 detik proses pemakaman jenazah salah satu warga pekon pemerihan kecamatan banggkunat kabupaten pesisir barat yang meninggal dunia sangat miris dan mempertaruhakan nyawa, dalam hal ini kepala biro media promoter. Id berusaha menelusuri langsung dipekon pemerihan.

Sangat terlihat jelas beberapa warga dengan mempertaruhakan nyawa nekat menyebarangakan keranda yang berisi jenazah dengan diapungkan menggunakan ban mobil bekas dengan media seutas tali yang dikaitakan dengan patok kayu diantara sisi sungai pemerihan.

“Hal ini sudah terjadi bertahun-tahun, kerena letak pemakaman yang ada di seberang sungai pemerihan bahkan saat banjir seperti sekarang ini terpaksa warga harus berenang di kedalam sungai pemeriha untuk memakamkan warga yang meninggal dunia, kerena terkendala belum adanya jembatan permanen yang dibangun”, jelas warga setempat kepada mediapromoter.id.

Ditemui dikediamanya, Subantoro selaku peratin pemerihan membenarakan vidio tersebut terjadi hari ini disaat warga hendak memakamkan salah satu warga yang meninggal dunia.

“Betul bang, vidio yang beredar tersebut adalah warga kami yang mau memakamkan salah satu warga yang meninggal dunia, dan itu terpaksa dilakukan menyebrangi sungai dengan cara jenazah di tumpangkan di ban mobil. Bekas, karena debit sungai meningkat posisi banjir”, jelas peratin, (Selasa, 26/1/24).

Masih kata peratin subantoro, hal ini sudah terjadi bertahun-tahun karen belum ada akses jembatan penghubung diantara dua sisi sungai untuk menuju ke pemakaman umum.

Sebelumnya kami dari pihak pemerintahan pekon pemerihan sudah berkali-kali mengajukan permohonan profosal pembanguan jembatan tersebut kepada pemerintah daerah kabupaten pesisir barat, akan tetapi sampai saat ini belum ada respon.

“Sudah kami ajukan profosal pengajuan untuk membangun jembatan akses menuju ke pemakaman umum kepada pemerintah daerah, akan tetapi belum ada respon”, tandasnya.

BACA JUGA  Walikota Bandarlampung Eva Dwiana, Hadiri Gerakan Aksi Bergizi di SMP 29 Negeri

Lanjut bantoro selaku pertin pemerihan, kemungkinan kami di tahun 2024 ini pekon pemerihan akan memprioritaskan Anggaran Dana Desa untuk membangun jembatan akses menuju ke pemakaman umum pekon pemerihan, supaya memudahkan serta demi keselamatan warga untuk memakamkan warga yang meninggal dunia.

(Hen)

 

 

Tinggalkan Balasan